"Blog ini berisi info-info yang bisa menambah pengetahuan dan wawasan kamu. Selamat mencari dan bertukar ilmu.Berbagai macam kategori artikel maupun essay dalam blog ini bisa membantu anda untuk menemukan dan mengatasi permasalahan anda." C2
Blogumulus by Roy Tanck and Amanda FazaniDistributed by CahayaBiru.com

Elastisitas

Minggu, 31 Januari 2010

Pernahkah anda mengalami suatu saat dimana saat terjadi pengumuman di media bahwa suatu produk (MP3Player) mengalami penurunan harga (diskon) sehingga anda memutuskan untuk segera membeli barang tersebut.Pada saat yang sama kenaikan harga produk (Beras) tidak membuat anda menunda untuk membeli barang tersebut karena merupakan kebutuhan pokok.

Yang dimaksud dengan elastisitas adalah sejauh mana pengaruh dari perubahan harga terhadap perubahan permintaan atau perubahan penawaran dari suatu barang. Misalnya bila terjadi suatu kenaikan barang sebesar X maka perubahan kuantitas permintaan barang tersebut Y, bisa sedikit (kecil) atau banyak.Bila perubahan kuantitas pemintaan/ penawaran tersebut besar maka disebut elastis, dan sebaliknya tidak elastis.

Seperti contoh diatas ada suatu produk barang atau jasa yang bilamana terjadi perubahan harga, maka jumlah kuantitas barang/jasa yang dibeli tersebut tidak begitu berubah disebabkan merupakan barang yang tingkat kebutuhannya esensial untuk sehari-hari, nah barang/jasa seperti ini disebut barang yang elastis. Sebaliknya barang/jasa yang bila terjadi suatu kenaikan harga sedikit apalagi kenaikan tajam akan sangat mempengaruhi keinginan konsumen untuk menunda pembelian barang tersebut sehingga kuantitas penjualan barang tersebut turun banyak disebut sebagai barang yang inelastis (tidak elastis).

Rumus dari elastisitas adalah sbb :

Elastisitas = (% Perubahan Kuantitas / % Perubahan Harga)

Bila elastisitas tersebut lebih besar atau sama dengan 1 maka disebut sebagai elastis bila kurang dari 1 disebut tidak elastis. Secara matetamatis grafik elastisistas digambarkan sebagai sebuah garis dimana bila gradien garisnya lebih besar atau sama dengan 1 maka disebut sebagai elastis dan bila gradiennya kurang disebut inelastis ( tidak elastis)

Secara grafis bisa kita lihat bahwa barang elastis digambarkan dengan garis yang seperti menuju datar.

Grafik 2.1. Elastisitas Permintaan yang elastis

Sebaliknya grafik permintaan barang yang tidak elastis memiliki garis yang cendrung menuju tegak atau slope negatif yang lebih curam seperti gambar berikut.

Grafik 2.2 Elastisitas Permintaan yang inelastis

Grafik penawaran juga demikian; kemiringan(slope) positif lebih mendatar untuk yang penawaran barang elastis.

Grafik 2.3. Elastisitas Penawaran yang elastis

Grafik penawaran juga demikian; kemiringan(slope) positif lebih curam untuk yang penawaran barang tidak elastis.

Grafik 2.4 Elastisitas Penawaran yan inelastis

Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan

1. Tersedianya barang substitusi.Artinya bila semakin banyak tersedia barang substitusi /pengganti maka semakin elastislah permintaan tersebut. Sebaliknya bila substitusi dari barang tersebut tidak tersedia di pasaran maka elastisitas permintaan barang tersebut disebut tidak elastis.

2. Daya beli pendapatan / penghasilan. Bila jumlah barang yang mampu dibeli berkurang karena adanya kenaikan harga tetapi tidak diimbangi kenaikan penghasilan. Bila hal tersebut terjadi maka permintaan terhadap barang tersebut bisa dikatakan elastis.

3.Waktu. Artinya bila suatu barang yang dibeli tadinya berperiode tertentu misalnya 1 x sehari ,tetapi karena adanya kenaikan harga yang mengakibatkan frekwensi pembeliannya berubah menjadi 1 x seminggu maka permintaan barang tersebut dikatakan elastis.

Elastisitas Pendapatan dari Permintaan (Income Elasticity of Demand)

Bila terjadi kenaikan pendapatan maka permintaan juga akan naik. Begitu juga bila terjadi penurunan penghasilan maka permintaan akan turun pula.Tingkat kenaikan pendapatan yang mengakibatkan kenaikan dari permintaan ini disebut elastisitas pendapatan dari permintaan.

Rumusnya adalah sbb :

QDy = Elastisitas Pendapatan dari Permintaan

Q = Kuantitas (Sebelum 1 sesudah 2)

Y = Pendapatan

Elastisitas

Minggu, 31 Januari 2010

Pernahkah anda mengalami suatu saat dimana saat terjadi pengumuman di media bahwa suatu produk (MP3Player) mengalami penurunan harga (diskon) sehingga anda memutuskan untuk segera membeli barang tersebut.Pada saat yang sama kenaikan harga produk (Beras) tidak membuat anda menunda untuk membeli barang tersebut karena merupakan kebutuhan pokok.

Yang dimaksud dengan elastisitas adalah sejauh mana pengaruh dari perubahan harga terhadap perubahan permintaan atau perubahan penawaran dari suatu barang. Misalnya bila terjadi suatu kenaikan barang sebesar X maka perubahan kuantitas permintaan barang tersebut Y, bisa sedikit (kecil) atau banyak.Bila perubahan kuantitas pemintaan/ penawaran tersebut besar maka disebut elastis, dan sebaliknya tidak elastis.

Seperti contoh diatas ada suatu produk barang atau jasa yang bilamana terjadi perubahan harga, maka jumlah kuantitas barang/jasa yang dibeli tersebut tidak begitu berubah disebabkan merupakan barang yang tingkat kebutuhannya esensial untuk sehari-hari, nah barang/jasa seperti ini disebut barang yang elastis. Sebaliknya barang/jasa yang bila terjadi suatu kenaikan harga sedikit apalagi kenaikan tajam akan sangat mempengaruhi keinginan konsumen untuk menunda pembelian barang tersebut sehingga kuantitas penjualan barang tersebut turun banyak disebut sebagai barang yang inelastis (tidak elastis).

Rumus dari elastisitas adalah sbb :

Elastisitas = (% Perubahan Kuantitas / % Perubahan Harga)

Bila elastisitas tersebut lebih besar atau sama dengan 1 maka disebut sebagai elastis bila kurang dari 1 disebut tidak elastis. Secara matetamatis grafik elastisistas digambarkan sebagai sebuah garis dimana bila gradien garisnya lebih besar atau sama dengan 1 maka disebut sebagai elastis dan bila gradiennya kurang disebut inelastis ( tidak elastis)

Secara grafis bisa kita lihat bahwa barang elastis digambarkan dengan garis yang seperti menuju datar.

Grafik 2.1. Elastisitas Permintaan yang elastis

Sebaliknya grafik permintaan barang yang tidak elastis memiliki garis yang cendrung menuju tegak atau slope negatif yang lebih curam seperti gambar berikut.

Grafik 2.2 Elastisitas Permintaan yang inelastis

Grafik penawaran juga demikian; kemiringan(slope) positif lebih mendatar untuk yang penawaran barang elastis.

Grafik 2.3. Elastisitas Penawaran yang elastis

Grafik penawaran juga demikian; kemiringan(slope) positif lebih curam untuk yang penawaran barang tidak elastis.

Grafik 2.4 Elastisitas Penawaran yan inelastis

Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan

1. Tersedianya barang substitusi.Artinya bila semakin banyak tersedia barang substitusi /pengganti maka semakin elastislah permintaan tersebut. Sebaliknya bila substitusi dari barang tersebut tidak tersedia di pasaran maka elastisitas permintaan barang tersebut disebut tidak elastis.

2. Daya beli pendapatan / penghasilan. Bila jumlah barang yang mampu dibeli berkurang karena adanya kenaikan harga tetapi tidak diimbangi kenaikan penghasilan. Bila hal tersebut terjadi maka permintaan terhadap barang tersebut bisa dikatakan elastis.

3.Waktu. Artinya bila suatu barang yang dibeli tadinya berperiode tertentu misalnya 1 x sehari ,tetapi karena adanya kenaikan harga yang mengakibatkan frekwensi pembeliannya berubah menjadi 1 x seminggu maka permintaan barang tersebut dikatakan elastis.

Elastisitas Pendapatan dari Permintaan (Income Elasticity of Demand)

Bila terjadi kenaikan pendapatan maka permintaan juga akan naik. Begitu juga bila terjadi penurunan penghasilan maka permintaan akan turun pula.Tingkat kenaikan pendapatan yang mengakibatkan kenaikan dari permintaan ini disebut elastisitas pendapatan dari permintaan.

Rumusnya adalah sbb :

QDy = Elastisitas Pendapatan dari Permintaan

Q = Kuantitas (Sebelum 1 sesudah 2)

Y = Pendapatan

0 Comments:

 
FaceBlog © Copyright 2009 ______| KamusInfo | Mencari dan Berbagi Ilmu |______ | Blogger XML Coded And Designed by Edo Pranata